Renungan Malam

11.37
Pict by Google
Ntah kenapa tengah malem gini ( tepatnya pukul 1 ) saya mau nulis blog, Ini bermula karena kekecewaan saya terhadap seseorang. Saya bingung terhadap pola pikir remaja-remaja sekarang ngga mengacu pada sato orang aja tapi sebagian besar. Mengapa sebagian besar dari remaja-remaja tidak memikirkan rasa tenggang rasa, sikap prihatin atau peka terhadap lingungan sekitar? apa mungkin rasa sikap tenggang rasa cuma ada di pelajaran pkn di SD saja? yang saya ketahui itu penduduk Indonesia jawa khusunya ( karena saya besar di lingkungan keluarga jawa ) itu terkenal denga keramahtamahannya serta rasa terhadap lingkungan sekitar yang sangat kuat. Saya beranggapan bahwa budaya atau sifat seperti ini sudah tergerus oleh jaman, atau mungkin dampak urbanisasi? terlepas dari itu semua saya sangat kecewa pada sikap sesorang yang tidak peka terhadap orang di sekitarnya, belum mengerti mana yang harus menjadi prioritas mana yang bukan. Melakukan sesuatu selalu maunya sendiri. ke egoisan yg timbul dari masyarakat perkotaan biasanya. kesibukan serta rasa ingin praktis yang membuat mereka tidak memiliki rasa simpati terhadap lingkungan sektitar. 

Melihat permasalahan di atas, jelas sangat mengkhawatirkan generasi generasi muda kita jika dibiarkan terus begini. Tidak menutup kemungkinan mereka besar akan menjadi koruptor atau semacam bandit-bandit lainnya, karena sejak remaja sudah tidak memiliki rasa simpati, serta keegoisan yang mengingkan kekuasan serta harta yang melimpah. jika ingin di urutkan salah siapa semua ini? orang tua? guru? atau kita sendiri para remaja-remaja penerus bangsa. Menurut saya ini merupakan dosa kita bersama, jadi kita bersama juga yang harus menanggungnya. Disini peran guru sangat penting sebaiknya guru di sekolah jangan hanya mengajar namun, guru di tuntut untuk mendidik tidak hanya di bidang akademik melaikan di dibidang moral. Sayangnya pengabdian guru menurut saya juga telah di kotori oleh niat -niat buruk. Menurut saya jarang sekali guru-guru yang tulus ikhlas mendidik muridnya. jaman sekarang PNS dijadikan sebuah pekerjaan yang sangat mengiurkan. bagaimana tidak? gaji pokoknya saja sudah bisa untuk mencicil rumah belum lagi di tambah dengan tunjangan-tunjangan dari pemerintah yang tdiak sedikit jumlahnya, belum lagi dana pensiun yg di iming-imingi oleh pemerintah, menjadikan pekerjaan guru sangat di buru masyrakat yang menginginkan kesejahteraan diriniya, dia mengajar bukan lagi untuk membimbing murid2nya. Kemudian orang tua, orang tua merupakan orang terdekat dengan kita, seharusnya mereka harus menanamkan rasa-rasa simpati dan kepekaan. Jangan memanjakan seorang anak dengan dalih kasih sayang, segala sesuatu yang diberikan begitu saja akan watak anak akan menjadi pemalas serta manja. jika di analogikan se ekor harimau yang berada di kebun binatang dengan harimau yang ada di hutan lepas. harimau yang di kebun binatang cenderung akan terlihat malas dan akan menunggu toh dia tak perlu berburu makanan akan datang padanya. bandingkan dengan  harimau yang hidup di alam bebas dengan instingnya dia akan berburu mangsa agar bisa bertahan hidup. kemudia hariamau yang berada di kebun binatang tersebut di lepas di hutan, pasti dia tidak akan bisa survive di dalam hutan karena sudah terbiasa di sajikan makanan dan di manja. semua itu mematikan kodratnya sebagai penghuni hutan. begitu pula dengam anak. apakah anak yang selalu di manja oleh orang tuanya akan bisa survive di kehidupan nanti dengan kerasnya persaingan layaknya persaingan di hutan?

Yang terakhir adalah diri kita, semua peran-peran di atas akan terlihat percuma jika daro diri kita tidak mau membuka mata dan hati. Percuma seorang guru mendidik dengan jerih payahnya tapi kita sebagai peserta didiknya menghiraukan semua ajarannya. kita sebagai remaja jangan mau di manja, kita harus berfikir bahwa "bersusah-susah dahulu baru bersenang-senang kemudian" jika sudah terlena dengan kenikmatan cenderung membuat seseorang akan menjadi pemalas untuk berusaha.  Sikap-sikap seperti rasa tenggang rasa, simpati, serta peka terhadap lingkungan itu sangat penting karena akan membawa dampak positif bagi diri kita serta lingkungan sekitar, dan sebagai pedoman agar kita menjadi manusia yang lebih baik dan berguna bagi sesama, sekian curhat tengah malam dari saya. semoga generasi Indonesia kelak akan lebih baik.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.