Putus Cinta Sudah Biasa, Putus Rem Matilah Kita.

00.06

Pict by google
Jumat siang (11/05/2012) haaaaah tiada angin atau apapun kehidupan seperti berhenti sejenak seolah-olah kehilangan jiwanya. Begitulah yang saya rasakan setelah beradu pemikiran melalui pesan singkat dengan monyetpesek. ternyata hubungan yang amat manis harus berakhir. Ntah apa yg ada di pikiran seorang wanita, menjalin hubungan dengan si monyet ini seperti kita main teka-teki yang tingkat kesulitannya di atas normal, sering seorang wanita memberikan tanda-tanda (petunjuk dalam teka-teki) jika kita bisa memecahkannya dengan benar kita akan aman, namun jika salah game over lah sebuah permainan.

Ya mungkin hubungan kita sedang di uji, seperti yg dikatakan 
Willam H Sheed "A ship is safe in harbour, but that isn't what ship build for" jadi kapal akan aman saja jika berada di pelabuhan, namun bukan itu tujuan dibuatnya sebuah kapal. begitu juga dengan sebuah hubungan percintaan akan aman-aman saja jika ada suatu masalah yang dibiarkan begitu saja, namun bukan itu tujuan kita membangun hubungan melaikan harus bisa mengerti sesama, harus bisa menghargai keputusan orang lain, dan mengalami benturan-benturan idelogi masing-masing. Mungkin kapal kita sedang mengalami benturan dengan karang yang sangat besar, saya sebagai nahkoda ingin memperbaiki kapal setelah mengalami benturan tersebut tapi ntah awak kapal mau tidak membantu memperbaiki? memperbaiki kapal itu membutuhkan waktu jadi kita lihat saja apakah kapal ini dapat di perbaiki atau tidak sama sekali. 

Jika mengingat perjuangan membangun sebuah kapal begitu penuh dengan perjuangan dan juga kenangan-kenganan yang tergantung dalam deck kapal begitu indah, sakit jika melihat kapal dengan kodnisi seperti ini, kapal yang sudah mengantarkan kita sejauh ini dan selama perjalanan kapal ini juga melewati benturan-benturan kecil.

Semoga kapal ini dapat berlayar lagi :)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.